Tampilkan postingan dengan label Kebun Binatang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebun Binatang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Maret 2010

Wisata Pilihan Jawa Barat

Wisata Pilihan

Jika Anda mengunjungi Provinsi Jawa Barat, tempat-tempat berikut ini tidak boleh Anda lewatkan, yaitu:


MASJID KUBAH EMAS (KOTA DEPOK)

Masjid Kubah Emas yang terletak di Kota Depok ini disebut sebagai salah satu masjid termegah di Asia Tenggara melebihi Masjid Istiqlal di Jakarta. Masjid yang diresmikan pada tanggal 31 Desember 2006 diberi nama Masjid Dian Al Mahri. Bentuk bangunan ini sekilas mirip dengan Taj Mahal di India, yaitu pada bentuk kubah utamanya yang dilapisi emas 24 karat. Luas bangunan sekitar 8.000 meter persegi. Pada bagian luar terdapat taman luas yang ditumbuhi pepohonan sehingga menciptakan kesan rindang. Pengunjung yang ingin berwisata rohani ke masjid ini dapat mengikuti kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh pihak pengelola masjid, diantaranya tausiyah umum setiap hari Selasa, Rabu, Sabtu, dan Minggu pada pukul 10.30—12.00 WIB.


KEBUN RAYA BOGOR (KOTA BOGOR)

Kebun seluas 87 hektar ini terletak di tengah Kota Bogor. Pada akhir pekan atau hari libur kawasan Kebun Raya selalu ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Gubernur Jenderal Raffles adalah orang yang pertama kali menggagas pembukaan kebun raya. Namun orang yang pertama kali mengubah halaman luas Istana Bogor menjadi kebun yang digunakan untuk meneliti tumbuh-tumbuhan adalah seorang ahli botani dari Jerman Professor C.G.C Reinwardt. Halaman istana tersebut kemudian menjadi Kebun Raya Bogor dan dibuka resmi untuk umum pada 18 Mei 1817. Wisatawan dapat berjalan-jalan menikmati kesejukan kawasan kebun raya ini sambil mengenal berbagai macam jenis tanaman dan menikmati keindahannya. Kebun Raya Bogor memiliki koleksi lebih dari 15.000 spesies pohon dan tanaman termasuk 400 macam pohon palem. Kebun ini juga dihiasi dengan kolam air dengan tanaman teratai dan sungai kecil. Rumah anggrek yang terdapat di kebun raya ini memiliki koleksi lebih dari 300 varietas tanaman anggrek.


TAMAN SAFARI INDONESIA (KABUPATEN BOGOR)

Salah satu obyek wisata yang paling menyenangkan untuk keluarga di kawasan puncak adalah Taman Safari Indonesia. Berbagai jenis hewan dapat disaksikan di tempat ini. Taman Safari Indonesia berlokasi di wilayah Cisarua yang berada sekitar 20 Km dari Bogor. Taman Safari memiliki kawasan terbuka dimana hewan-hewan buas seperti singa dan harimau serta hewan-hewan lainnya berkeliaran dengan bebas sebagaimana mereka hidup di habitat aslinya. Para pengunjung dapat bersafari membawa kendaraan mereka langsung memasuki kawasan hutan dan melihat hewan-hewan yang tidak merasa terganggu dengan kedatangan pengunjung.


TAMAN WISATA MEKARSARI (KABUPATEN BOGOR)

Terletak di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol, Taman Wisata Mekarsari yang memiliki luas 264 hektar ini memiliki koleksi lebih dari 100.000 tanaman yang terdiri dari 78 family, 362 species, 1.463 varietas dan 37.000 pohon. Taman wisata ini tidak hanya menawarkan kegiatan rekreasi, tetapi juga merupakan sarana konservasi, reboisasi, dan edukasi. Tempat wisata ini dilengkapi dengan fasilitas untuk mengelilingi taman wisata dengan menggunakan kereta keliling, mobil wisata, atau sepeda tandem. Kegiatan agrowisata dapat dilihat di pusat pembibitan dimana terdapat kegiatan penelitian, pemeliharaan dan pelatihan bagi pengunjung yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai tanaman buah yang ada di taman wisata ini. Selain itu, terdapat pula kedai buah, toko souvenir buah-buahan, pujasera, villa di hutan kebun buah, panggung hiburan dan fasilitas outbound.


PABRIK KEJU CHIC, BAROS (KABUPATEN SUKABUMI)

Wisata menarik yang dapat dilakukan sambil mencicipi keju asli buatan Indonesia dapat dilakukan di Baros, Sukabumi. Bertempat di Desa Sasagaran, Baros pabrik pembuat keju ini menawarkan sebuah wisata unik untuk melihat pembuatan keju disertai pemandangan alam yang sejuk di sekitarnya. Selain melihat bagaimana keju dibuat, pengunjung juga dapat membuat keju atau selai strawberry sendiri. Terdapat paket tur keliling pabrik keju untuk kunjungan wisata yang singkat yang disediakan oleh pihak pengelola kawasan wisata ini. Untuk mencapai tempat ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi dari Kota Sukabumi menuju Baros yang berjarak sekitar 7 Km.


PANTAI PELABUHAN RATU (KABUPATEN SUKABUMI)

Pelabuhan Ratu terletak sekitar 90 Km di selatan Bogor dan merupakan kawasan peristirahatan di tepi pantai yang cukup populer. Kota kecil ini terletak di pinggir teluk yang berbentuk tapal kuda dengan pantai berpasir hitam. Kawasan ini memiliki panorama yang cantik karena memiliki wilayah perbukitan, areal persawahan, hamparan pasir pantai yang melatari pemandangan birunya Samudera Hindia. Selain dapat melakukan kegiatan seperti berenang di pantai, berperahu, jalan-jalan di kawasan hutan tropis, pengunjung juga dapat menikmati ombak dengan berselancar. Pantai Cimaja yang berada di kawasan Pelabuhan Ratu merupakan salah satu tempat surfing (olahraga selancar) yang cukup menarik dan diminati banyak wisatawan. Akomodasi di kawasan ini beragam mulai dari hotel bintang empat sampai penginapan dengan harga yang murah.


GUNUNG TANGKUBAN PARAHU (KABUPATEN BANDUNG)

Gunung api dengan ketinggian 2076 meter dari permukaan laut ini terletak di Lembang, sekitar 28 Km di sebelah utara kota Bandung yang dapat dicapai dalam waktu 30 menit. Terdapat beberapa kawah di Gunung Tangkuban Parahu yang bisa dikunjungi oleh wisatawan. Keunikan gunung ini adalah karena dari kejauhan bentuk gunung ini seperti perahu yang terbalik dan terdapat Legenda Sangkuriang yang menjelaskan kenapa bentuk gunung ini seperti perahu terbalik. Tangkuban Parahu memiliki udara yang cukup sejuk dan biasanya diselimuti kabut di puncak gunungnya. Seringkali udaranya sangat dingin sehingga ada baiknya kita menyiapkan pakaian hangat di samping mengandalkan kehangatan dari jajanan seperti jagung bakar, ketan bakar, dan makanan lainnya yang banyak dijual di sekitar kawasan wisata ini.

Tak lengkap rasanya jika hanya berkunjung ke Tangkuban Parahu dan melewatkan panorama alam Lembang yang sejuk. Terdapat berbagai macam tempat wisata khususnya untuk para pecinta alam. Kuliner khas dari Lembang yaitu susu murni dan ketan bakar yang terkenal bisa didapatkan di Pasar Lembang maupun di tempat-tempat makan di sekitarnya.


KAWASAN GASIBU (KOTA BANDUNG)

Kawasan Gasibu merupakan tempat yang sangat ramai dikunjungi pada Sabtu malam dan Minggu pagi oleh sebagian besar warga Kota Bandung. Lapangan Gasibu yang berada di depan Gedung Sate sering dijadikan tempat penyelenggaraan acara-acara hiburan sehingga pada akhir pekan jalan-jalan di sekitar kawasan ini menjadi macet. Pada hari minggu, selain digunakan sebagai lapangan olahraga, di sekitar Gasibu ini merupakan pasar minggu yang ramai oleh penjual yang menjajakan berbagai macam barang, makanan, dan jajanan khas Kota Bandung. Selain kegiatan olahraga dan wisata kuliner, pengunjung juga dapat menikmati kemegahan arsitektur dari bangunan yang merupakan kantor Pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Bangunan yang dirancang oleh arsitek J.Gerber dan dibangun pada tahun 1920 ini dinamakan Gedung Sate karena pada puncak atap gedung ini terdapat ornamen yang berbentuk seperti sate. Ke arah utara Lapangan Gasibu terdapat Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, yang di dalamnya terdapat taman yang bisa dijadikan sebagai tempat jogging.

Ke arah timur Lapangan Gasibu terdapat Museum Geologi yang yang dulunya merupakan gedung Jasa Geologi Belanda. Museum ini memiliki koleksi barang-barang yang terkait dengan gunung api dan fosil-fosil hewan dan manusia, termasuk sebuah model tengkorak manusia Jawa kuno. Terdapat pula penjelasan mengenai sejarah pembentukan Danau Bandung dan kebudayaan masyarakat Sunda di masa lampau. Di dalam kompleks Gedung Sate juga terdapat sebuah museum yaitu Museum Pos dan Telekomunikasi yang menyimpan koleksi benda-benda pos dari waktu ke waktu.


SAUNG ANGKLUNG MANG UDJO (KOTA BANDUNG)

Pertunjukan angklung yang sudah terkenal sampai mancanegara dapat dinikmati di tempat asalnya yaitu di Saung Angklung Udjo di Kota Bandung. Saung angklung ini terletak di bagian timur Kota Bandung yaitu di Jalan Padasuka, tak jauh dari Terminal Cicaheum. Pertunjukan kesenian asli Sunda ini mengundang banyak wisatawan untuk datang, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Di saung angklung ini, wisatawan tidak hanya dapat melihat pertunjukan musik bambu, tetapi juga dapat membeli oleh-oleh kerajinan khas Sunda seperti wayang golek, dan replika angklung atau alat musik tradisional Sunda lainnya.


KAMPUNG NAGA (KABUPATEN TASIKMALAYA)

Kampung Naga merupakan desa tradisional masyarakat Sunda yang masih murni dimana tata kehidupan masih diatur berdasarkan tradisi dan adat setempat. Di kampung ini dapat ditemukan bangunan rumah penduduk yang bergaya Sunda asli dengan kondisi alam yang masih sangat alami. Sebenarnya kampung ini memiliki corak kehidupan yang tertutup seperti halnya masyarakat Baduy di Banten. Wisatawan diperbolehkan masuk akan tetapi harus didampingi oleh pemandu dan atas seizin masyarakat setempat. Untuk mencapai tempat ini wisatawan dapat menggunakan kendaraan umum dari Garut menuju Neglasari yang berjarak sekitar 26 Km dari Garut.


KERAJINAN ANYAMAN RAJAPOLAH (KABUPATEN TASIKMALAYA)

Tasikmalaya dikenal dengan kerajinan anyaman dari rotan dan mendong, kerajinan bordiran, serta kelom geulisnya. Kerajinan anyaman berbentuk tas, sandal, ataupun pernak-pernik rumah tangga bisa didapatkan langsung di sentra kerajinan di Desa Rajapolah dengan harga yang relatif murah.


PANTAI PANGANDARAN (KABUPATEN CIAMIS)

Pantai Pangandaran adalah kawasan wisata pantai yang paling populer di Jawa Barat. Wisatawan yang datang ke pantai ini berasal dari lapisan yang beragam, mulai dari lapisan menengah ke bawah hingga menengah atas. Pangandaran memiliki pantai yang berpasir hitam, dan karena ombaknya yang besar serta arusnya yang kuat terkadang sangat berbahaya untuk berenang, namun demikian tempat ini merupakan tempat yang menarik untuk dijelajahi.

Jumat, 05 Maret 2010

Pusat Primata Schmutzer

Pusat Primata Schmutzer Ragunan dihibahkan bagi kota Jakarta oleh mendiang nyonya Puck Schmutzer, seorang pecinta satwa, dan Yayasan Gibbon dimana beliau ikut menangani pengurusannya. Nyonya Schmutzer ingin menunjukkan sebuah contoh akan kepedulian pada satwaliar di dalam nuansa Taman Margasatwa. Atas kecintaannya pada Indonesia, beliau mengharapkan hibah yang diberikan dapat membantu masyarakat Indonesia untuk lebih menghargai dan peduli pada keindahan satwaliar Indonesia.

Pauline Adeline Antoinette Veersteegh atau Puck lahir pada tanggal 6 September 1924 di Wonorejo. Beliau seorang pelukis, pecinta seni dan penyayang binatang. Hal terpenting yang diajarkan oleh orangtuanya yaitu: Menghargai dan Mencintai semua ciptaan Tuhan, termasuk manusia dan satwa. Puck lahir dengan kewarganegaraan Indonesia, tetapi pada tahun 1951 beliau mengganti kewarganegaraannya menjadi warga negara Belanda. Beliau bekerja pada sebuah perusahaan di Indonesia yaitu, Ford Motor, dan kemudian pindah ke kantor pusat perusahaan tersebut di Singapura. Beliau bekerja pada perusahaan tersebut sampai tahun 1959, kemudian kembali ke Indonesia.

Sekembalinya dari Singapura, beliau bertemu seorang pengusaha berkewarganegaraan Belanda bernama Drs. IAM Ignace Schmutzer. Setelah pernikahan mereka, Puck mulai banyak mengerjakan aktivitas sosial, baik untuk manusia maupun untuk satwa. Beliau melakukan kegiatan ini sampai sepanjang sisa hidupnya. Pada tahun 1980 beliau menerima Satya Lencana Sosial dari Presiden Soeharto. Drs. IAM Ignace Schmutzer meninggal lebih dahulu pada tahun 1977 di Utrecht, Belanda. Ny. Puck Schmutzer meninggal pada tahun 1998 dan abu jenazahnya ditabur di atas jejak kaki harimau sumatera oleh pelaksana wasiat Dr.Ir. Willie Smits di kawasan Taman Nasional Berbak, Jambi.

Pusat Primata Schmutzer di Kebun Binatang Ragunan adalah tempat pelestarian primata dalam kebun binatang ragunan.

Walaupun berada dalam kebun binatang ragunan, pengelolaannya tidak diserahkan pada kebun binatang ragunan, melainkan oleh swasta yang dananya pendiriannya berasal dari The Gibbon Foundation.

Sebagai perbandingan, orang utan yang berada dalam pengelolaan Schmutzer terawat dengan baik, beberapa kandang ditutup oleh kaca dan memiliki pengatur suhu. Sedangkan orang utan yang berada dalam pengelolaan kebun binatang ragunan kandangnya tidak terlindungi dari lemparan makanan para pengunjung, bahkan pengunjung melempar rokok, dan orang utan di dalam kandang sudah belajar dan menjadi perokok.

Pusat Primata Schmutzer didirikan sebagai sarana pendidikan dan hiburan bagi pengunjungnya.
 
Seperti juga Kebun Binatang San Diego, kehidupan primata di Schmutzer di rancang seperti kehidupan alam bebas binatangnya (tanpa kandang), contohnya kandang Gorila dan orang utan. Kandang seperti ini disebut enklosur

Tempat untuk pengunjung disediakan minimum, seperti jalan setapak, arena bermain dan belajar atau masuk gua, dan tempat tinggal binatang diusahakan maksimum (dalam luas).

Pusat Primata Schmutzer juga memiliki musium, perpusatakaan dan teater bioskop kecil tentang primata di Indonesia dan dunia.

Karena pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan masuk, lingkungan Schmutzer sangat bersih. Pemeriksaan akan hal ini ketat, tepat penitipan barangnya aman dan rapi. Pengunjung diperiksa sebelum masuk, bahkan permen pun akan disita di tempat penitipan barang. Air minum disediakan gratis di dalam taman dengan adanya pancuran air minum di setiap titik titik tertentu di kebun binatang. Selain binatang yang terawat, semua tumbuhan di Schmutzer diberi papan nama berdasarkan nama latinnya untuk keterangan pengunjung.

Pusat Primata ini masih dalam pengembangan dan beberapa bagian masih dalam penyelesaian.Contohnya pengembangan enklosur gorila 2 untuk gorila jantan tanpa pasangan.

Pada tahun 2006 pusat primata ini sudah diserahkan sepenuhnya pada kebun binatang ragunan jakarta.

Sumber : Wikipedia

Purbalingga Reptile Fun Park & Museum Oeang

study and leisure “

Koleksi 155 specimen yang t er dir i dar i 60 species r ept ile local I ndonesia dan
luar neger i. J uga t er dapat 1.684 specimen yang t er dir i dar i 505 kupu-kupu
nan cant ik dan 1.180 kumbang yang menawan. Cocok sebagai Wahana
pembelajaran dan ilmu pengetahuan.

Fasilitas :

Laboratorium Reptile

Penangkaran Reptile

Perpustakaan

Musholla

Taman Buah

Audio Visual Room

Kubah Interaksi ( Dalam Pengembangan)

Harga Tiket Masuk
Reptile Fun Park & Museum Oeang
Rp. 7 .0 0 0 ,-


Your Comfortable Education Place / Paket penelitian Anatomi
Khusus Senin – Jumat
1 ( satu ) paket maksimal 10 anak

Fasilitas :
- Free Instruktur
- Modul / Hand Out
- Peralatan
- Laboratorium

  • Paket Pembedahan / Anatomi

Rp. 50.000,- / paket untuk 1 jenis hewan saja
Rp. 100.000,- / paket untuk 3 jenis hewan ( Ular, Katak, Kadal )

  • Paket Pengawetan Serangga

Rp. 50.000,- / paket
Pengawetan 2 jenis serangga ( Kumbang dan Kupu-kupu )

  • Paket Special

Rp 150.000,-
Pengawetan 2 jenis serangga ( Kumbang dan Kupu-kupu )
Pembedahan 3 jenis reptile ( Ular, Katak, Kadal )


Museum Oeang Purbalingga

Koleksi Museum Uang Purbalingga terdiri dari berbagai jaman mulai dari
800 masehi sampai sekarang. Selain itu juga terdapat berbagai koleksi
perangko dari Indonesia maupun dari Mancanegara, Bendera Negara –
Negara di dunia, Alat komunikasi tempo doeloe, Miniatur perahu layar,
Miniatur prajurit kraton jogjakarta dan berbagai buku – buku tentang
Indonesia dan dunia yang sangat cocok untuk media pembelajaran dan
ilmu pengetahuan.

Koleksi Terlengkap Dari 83 Negara (Rekor Muri 2008)

INFO LEBIH LANJUT, SEGERA HUBUNGI:
Purbalingga Reptil Fun Park & museum uang
Jl.Raya Buper Kutasari-Purbalingga-Jawa Tengah
Phone (0281) 6599238 - 7664758
Fax. (0281) 6599238

Contact person
HP. 0281 – 7902036 / 0813 9152 4545 ( Bambang )
HP. 085291133377 ( Miko )
HP. 085291259033 ( Rhino )
HP. 085647751717 ( Dewa )

Sumber : www.owabong.com